Daya Beli Menurun, Harga Mobil Murah Tetap Susah Terjual

Daya Beli Menurun, Harga Mobil Murah Tetap Susah Terjual

Potongan harga masih menjadi salah satu strategi pemasaran yang baik untuk mendapatkan sales yang maksimal, terlebih lagi pada saat situasi ekonomi yang sekarang ini cukup memprihatinkan. Tetapi, berbeda cerita dengan daihatsu yang mengatakan bahwa diskon bukan menjadi bagian dari strategi utama perusahaan tersebut.

Pada beberapa bulan terakhir sebelum adanya pandemi COVID-19 ini, bahwa pasar otomotif Indonesia cukup stabil. Namun sayangnya setelah terjadi penyebaran virus tersebut membuat pasar otomotif Indonesia harus mengalami pukulan berat sekarang ini. Ditambah lagi dengan adanya PSBB yang mengakibatkan pada kesulitan ekonomi yang dialami oleh masyarakat Indonesia. Semua faktor tersebut membuat penjualan mobil di Indonesia harus mengalami angka penurunan yang luar biasa.

Amelia Tjandra selaku Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor menyampaikan pesan bahwa potongan harga pada umumnya digunakan sebagai strategi untuk menarik calon pembeli, tetapi hal tersebut belum cukup berhasil jika diterapkan pada saat pandemi covid-19 ini masih ada.

Menurut wanita berusia 29 tahun tersebut yaitu Amel mengatakan sekalipun harga jual yang ditawarkan cukup murah, namun hal tersebut belum tentu bisa menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan penjualan dan juga membantu keuangan perusahaan menjadi lebih baik lagi.

“Dari segi penjualan domestik, sepertinya masih cukup berat. Karena faktor terbesar yang mempengaruhi penjualan sampai sekarang ini adalah kemampuan daya beli masyarakat. Jadi, kesimpulannya adalah selama daya beli menurun, maka harga mobil murah masih tetap susah terjual. Bagaimana cara mengetahui daya beli masyarakat tersebut? Caranya adalah dengan melihat dari sisi pertumbuhan ekonomi atau GDP,” Ucap Amel Tjandra.

Amel mengatakan bahwa penjualan mobil bisa meningkat jika GDP berada di level 5, terlebih lagi jika melebihi dari level 5 tersebut maka pasar otomotif di Indonesia kembali bangkit lagi, sehingga tidak perlu melakukan potongan harga atau memberikan hadiah dalam jumlah yang besar jika keadaan ekomoni sudah kembali pulih.

Baca Juga: Review Bmw i8 Roadster 2018

“Semoga dengan adanya new normal bisa kembali memulihkan perekonomian Indonesia menjadi lebih baik lagi dan semoga juga virus corona bisa di atasi dengan cepat. Selain itu, pihak perusahaan Astra dalam bidang produksi sudah memberikan pelatihan khusus untuk setiap karyawannya dalam menuruti protokol kesehatan yang sudah di tetapkan oleh pemerintahan Indonesia. Sebenarnya pada tanggal 3 juni lalu, Daihatsu sudah kembali produksi tapi hanya untuk unit ekspor saja bukan untuk lokal” Kata Amel yang merupakan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor.

Kembalinya pengoperasian pabrik Daihatsu sudah memastikan bahwa seluruh proses produksi sesuai dengan protokol pencegahan virus corona yang sudah di tentukan oleh pemerintah Indonesia. Untuk setiap karyawan Daihatsu wajib melakukan cek suhu tubuh pada saat ingin memasuki lingkungan kerja, antar karyawan harus menjaga jarak minimal 1 meter, wajib menggunakan masker yang sudah diberikan oleh perusahaan, membatasi jumlah karyawan dan juga waktu kerja pada setiap lokasi tertentu, dan juga beberapa peraturan lainnya yang dilakukan demi menjaga kesehatan dan juga keamanan setiap karyawan Daihatsu.

Dan untuk aktivitas pabrik sendiri juga sudah mematuhi peraturan pemerintah yang sudah resmi di terbitkan oleh kementrian kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 yang menjelaskan tentang panduan pencegahan serta pengontrolan COVID-19 di lingkungan kerja dalam mendukung pemerintah untuk keberlangsungan bisnis dalam situasi new normal sekarang ini.

Sekian informasi ini disampaikan, nantikan berita-berita menariknya lainnya seputar mobil didalam website autoinsuranceratescv.info terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *